baca

Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Kamis, 08 Mei 2014

catatan 21

Sejarah Nabi Muhammad SAW
Lagi-lagi sebuah sejarah dilupakan, seakan-akan mereka tidak pernah tahu atau mungkin tidak mau tahu, ini adalah sejarah yang tak boleh dilupakan, karena inilah sebab awal penciptaan dan akhir penciptaan, ia bermula 14 abad yang lalu di sebuah kota kecil, sebuah kota yang panas dan tandus yang dipenuhi dengan penyembahan terhadap kayu-kayu dan batu-batu yang tak dapat berbuat apa-apa dan juga disana terdapat sebuah kotak hitam yang dikelilingi oleh “berhala-berhala” yang sekarang telah berubah wujud tapi memiliki wujud “berhala” yang sama. Sungguh tak terpikirkan betapa bodoh manusia zaman itu, ialah sebuah jazirah yang disebut jazirah Arabia, perbuatan buruk dan haram, perampokan, pembunuhan bayi,minum-minuman keras, yang memusnahkan segala kebajikan dan moral menempatkan masyarakat jazirah Arabia ini dalam situasi kemerosotan yang luar biasa. Mereka terpecah-pecah menjadi kabilah-kabilah (bani/kaum).

I. Kelahiran Sang Nabi

Pada saat yang sangat kritis ini muncullah sebuah bintang pada malam yang gelap gulita, sinarnya semakin terang membuat malam menjadi terang benderang, ia bukan bintang yang biasa, tapi bintang yang sangat luar biasa, bahkan matahari di siang haripun malu menampakkan sinarnya karena bintang ini adalah maha bintang yang terlahirkan ke muka bumi, ialah cahaya dalam kegelapan, ia adalah cahaya di dalam dada, ia dikenal dengan Nama Muhammad, menurut sejarawan bintang ini tepat terlahir tanggal 17 Rabi’ul Awwal (12 Rabi’ul awwal menurut mazhab sunni) 570 M, bintang ini tak pernah padam walaupun 14 abad setelah ketiadaannya, bahkan ia semakin terang dan semakin terang, dari bintang ini terlahir 13 bintang yang lain, yang selalu menjadi hujjah bagi bintang-bintang yang sulit bersinar lainnya di setiap zamannya. Ia memiliki silsilah yang berhubungan langsung dengan jawara Tauhid melalui anaknya Ismail AS, yang dilahirkan melalui rahim-rahim suci dan terpelihara dari perbuatan-perbuatan mensekutukan Tuhan. Ia begitu suci sehingga Tuhan memerintahkan kepada Para Malaikat dan Jin untuk bersujud kepada Adam, karena cahayanya dibawa oleh Adam AS untuk disampaikan kepada maksud, ia adalah rencana Tuhan yang teramat besar yang langit dan bumi pun tak kan sanggup memikulnya.
Peristiwa kelahiran sang bintang dipenuhi dengan kejadian-kejadian yang luarbiasa, dimulai dengan peristiwa padamnya api “abadi” di kerajaan Persia, hancurnya sesembahan batu di sana, dan penyerangan pasukan bergajah untuk menghancurkan Ka’bah, yang di kemudian hari menjadi kiblat baginya dan ummatnya sampai akhir zaman, namun tentara yang besar ini dihancurkan oleh burung-burung yang dikirimkan oleh Sang Pemilik kiblat (Ka’bah), karenanya tahun ini dinamakan tahun Gajah. Sudah menjadi tradisi kelahiran manusia luar biasa harus juga didahului peristiwa yang luar biasa. Muhammad namanya, ayahnya bernama Abdullah, Ibundanya Aminah, kedua orang tuanya berasal dari silsilah yang mulia yang merupakan keturunan Jawara Tauhid (Ibrahim AS). Abdullah lahir kedunia hanya untuk membawa nur Muhammad dan “meletakkannya” ke dalam rahim Aminah, Sang isteri saat itu mengandung (2 bulan) bayi yang kelak menjadi manusia besar. Setelah lama kepergian sang suami, sang isteri merasakan kesepian yang amat dalam, walaupun suaminya selalu berkirim surat. Namun pada saat lain surat tidak lagi ia terima, begitu riang hatinya ternyata ia melihat rombongan dagang suaminya telah pulang, tapi Ia amat terkejut karena tak dilihatnya suaminya, datanglah seseorang dari rombongan tersebut yang menyampaikan berita kepada Aminah, mulutnya begitu berat untuk mengucapkan kata – kata ini kepada wanita ini, ia tidak sanggup mengutarakannya, namun akhirnya terucap juga bahwa sang suami telah berpulang ke hadirat Allah Swt dan dimakamkan di abwa.
Begitu goncang hatinnya mendengarkan hal ini, tak sanggup menahan tangisnya, ia menangis menahan sedih dan tak makan beberapa hari, namun ia bermimpi, dalam mimpinya seorang wanita datang dan berkata kepadanya agar ia menjaga bayi dalam janinnya dengan baik – baik. Ia berulang kali bermimpi bertemu dengan wanita tersebut yang ternyata adalah Maryam binti Imran (Ibu Isa as). Dalam mimpinya sang wanita mulia ini berkata : “Kelak bayi yang ada didalam rahimmu akan menjadi manusia paling mulia sejagat raya, maka jagalah ia baik – baik hingga kelahirannya.
Saat ayahanda Muhammad yang mulia ini Wafat dalam usia 20 tahun (riwayat lain – 17 tahun), sang bintang kita ini sedang berada dalam kandungan ibunya, beberapa tahun kemudian Bunda Sang bintang menyusul suaminya dan dimakamkan di Abwa juga. Muhammad dibawa pulang oleh Ummu Aiman dan diasuh oleh kakeknya, belum lagi hilang duka setelah ditinggal Sang Bunda, ia pun harus kehilangan kakeknya ketika umurnya belum lagi menginjak delapan tahun. Setelah kepergian sang kakek, sang bintang (Muhammad) diasuh oleh pamannya, Abu Tholib, seorang putra Abdul Mutholib yang pertama menyatakan keimanannya kepada kemenakannya sendiri (Muhammad). Pemandu ilahi selalu saja dipilihkan oleh Ilahi untuk memiliki profesi sebagai seorang gembala, melalui profesi ini beliau mengarungi beberapa waktu kehidupannya untuk menjadi “gembala” domba yang lebih besar, inilah pilihan Ilahi yang memilihkan baginya sebuah jalan dimana hal ini penting bagi orang yang akan berjuang melawan orang-orang hina yang berpikiran sampai menyembah aneka batu dan pohon, ilahi menjadikannya kuat sehingga tidak menyerah kepada apapun kecuali keputusan-Nya. Ada penulis sirah yang mengutip kalimat Nabi berikut ini, “ Semua Nabi pernah menjadi gembala sebelum beroleh jabatan kerasulan.” Orang bertanya kepada Nabi,” Apakah Anda juga pernah menjadi gembala?” Beliau menjawab,” Ya. Selama beberapa waktu saya menggembalakan domba orang Mekah di daerah Qararit.”
Sang bintang terlahir bukan dari kalangan orang yang teramat kaya, belum lagi ia dilahirkan sebagai seorang yatim, dan telah kehilangan Ayah, Ibu di masa kecil sebagai tempat bernaung, apa yang dapat dikatakan oleh anak kecil yang telah kehilangan kedua orang tuanya sedangkan dia sendiri masih membutuhkan naungan kedua orang tua dan kasih sayang mereka. Mari kita masuk ke jazirah Arabia lebih jauh lagi, kita dapat melihat bahwa kondisi keuangan Muhammad terbilang cukup sulit. Muhammad terkenal dengan kemuliaan rohaninya, keluhuran budi, keunggulan ahklaq dan dirinya dikenal di masyarakat sebagai “orang jujur” (al-Amin), ia menjadi salah seorang kafilah dagang Khodijah yang terpercaya dan Khodijah memberikan dua kali lipat dibandingkan yang diberikannya kepada orang lain. Kafilah Quraisy, termasuk barang dagangan Khodijah, siap bertolak, kafilah tiba di tempat tujuan. Seluruh anggotanya mengeruk laba. Namun, laba yang diperoleh Nabi lebih banyak ketimbang lain. Kafilah kembali ke Makkah. Dalam perjalanan, Sang bintang melewati negeri ‘Ad dan Tsamud. Keheningan kematian yang menimpa kaum pembangkang itu mengundang perhatian sang bintang.
Kafilah mendekati Mekah, Maisarah, berkata kepada sang Bintang, “Alangkah baiknya jika Anda memasuki Mekah mendahului kami dan mengabarkan kepada Khodijah tentang perdagangan dan keuntungan besar yang kita dapatkan.” Nabi tiba di Mekah ketika Khodijah sedang duduk di kamar atasnya. Ia berlari turun dan mengajak Nabi ke ruangannya. Nabi menyampaikan, dengan menyenangkan, hal-hal menyangkut barang dagangan. Maisarah menceritakan tentang Kebesaran jiwa Al-Amin selama perjalanan dan perdagangan. Maisarah menceritakan “Di Busra, Al-Amin duduk di bawah pohon untuk istirahat. Seorang pendeta, yang sedang duduk di biaranya, kebetulan melihatnya. Ia datang seraya menanyakan namanya kepada saya, kemudian ia berkata, ‘Orang yang duduk di bawah naungan pohon itu adalah nabi, yang tentangnya telah saya baca banyak kabar gembira di dalam Taurat dan Injil.
Kemudian Khodijah menceritakan apa yang didengarnya dari Maisarah kepada Waraqah bin Naufal, si hanif dari Arabia. Waraqah mengatakan, “Orang yang memiliki sifat-sifat itu adalah nabi berbangsa Arab.
 Diangkat Menjadi Rasul

catatan 20

Tips Merawat Warna Pakaian Agar Tetap Cemerlang

      Pakaian dengan warna cemerlang memang menyenangkan untuk dikenakan. Meski mungkin bukan pakaian baru, tapi tidak memalukan untuk berinteraksi sosial. Beda halnya kalau warnanya pudar dan kondisinya melar. Selain tidak enak dilihat, juga bisa memunculkan krisis percaya diri dalam penampilan.
Barangkali buat Anda yang berdompet tebal, membeli baju baru adalah solusi untuk mengganti pakaian yang kurang layak pakai. Tapi, kalau keseringan beli, bisa-bisa malah tekor keuangan Anda. Untuk menyiasati rusaknya pakaian, lebih baik Anda perhatikan tips berikut:
  • Jangan sering dicuci
    Setiap kali pakaian dicuci, sebenarnya mengurangi kualitasnya. Seperti halnya mesin, pakaian juga akan aus. Bila Anda mengenakan pakaian hanya sebentar, misalnya 2-3 jam dan tidak kotor, sebaiknya cukup anginkan saja dan bisa dipakai kembali.
  • Deterjen berkualitas
     Kalau mau pakaian Anda awet , jangan pakai deterjen murahan. Lebih baik keluarkan sedikit tambahan biaya untuk membeli deterjen yang benar-benar ampuh merawat pakaian.
  • Gunakan Cuka
     Kalau yang ini berfungsi mempertahankan warna pakaian Anda secara sederhana. Sebelum dicuci, rendam pakaian di dalam air yang sudah dilarutkan dua sendok makan cuka. Cuka akan mengunci warna pakaian Anda agar tidak gampang luntur.

catatan 19

Tips Membuat Kolam Ikan Minimalis di Rumah yang Kecil

Kolam ikan minimalis – Rumah rumah yang ada saat ini memiliki lahan yang sangat terbatas terutama rumah / komplek rumah yang berada perkotaan, Namun dengan terbatasnya lahan bukan berarti kita tidak bisa memiliki kolam ikan minimalis di rumah kita.
Kolam ikan minimalis
Adanya kolam ikan minimalis bisa membuat rumah kita menjadi lebih segar, lebih nyaman di pandang dan nyaman di tempati. Kolam ikan minimalis tidak membutuhkan lahan yang besar bahkan bisa kita siasati dengan memanfaatkan area yang kosong di sekitar rumah seperti kolam ikan minimalis di halaman depan rumah, samping rumah, belakang rumah, ataupun dalam rumah

Rabu, 07 Mei 2014

catatan 18

Tips Cara Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak.

Tinggal satu bulan lagi siswa-siswi dari tingkat SD sampai tingkat SMA/Sederajat akan menempuh Ujian Nasional. Tentunya untuk menghadapi Ujian Nasional yang akan diadakan pada bulan April-Mei tahun 2012 nanti, anak-anak harus mempersiapkan diri, baik dari materi pelajaran maupun psikologis anak tersebut sehingga mendapatkan hasil yang optimal. Bagi sebagian anak, Ujian Nasional ini merupakan momok yang sangat menakutkan.
Tidak sedikit anak atau siswa yang stress dalam menghadapi ujian nanti. Bagi orang tua yang perlu dilakukan adalah menjaga kondisi fisik maupun kondisi psikis anak agar tidak stress karena hal itu akan mengganggu belajar anak. Selain itu bagi orang tua khususnya saya sarankan untuk lebih memantau perkembangan belajar anak. Apakah cara belajar anak sudah baik?
Hal terpenting dalam proses belajar adalah konsentrasi belajar anak. Anak akan mudah menangkap materi pelajaran jika anak merasa nyaman dan dapat berkonsentrasi dalam belajar. Pertanyaan saya, Apakah anak anda sudah meningkatkan konsentrasi belajarnya?


Berikut ini ada beberapa tips cara meningkatkan konsentrasi belajar (Marthinz)

1.      Hilangkan Beban dan Tugas-Tugas
Jika ada PR (pekerjaan rumah) sebaiknya diselesaikan dulu agar tidak kepikiran terus-menerus pd saat kegiatan belajar berlangsung. Lakukan identifikasi hal-hal yg hrs dilakukan / melaksanakannya agar tidak ada beban
2.      Pikirkan Manfaat Belajar di Masa Depan
Untuk menyemangati kegiatan belajar kita harus sedikit berandai-andai, yakni kalau kita sudah besar nanti akan sukses jadi org pandai, penghasilan besar, punya pacar cakep, dll. Dengan demikian maka kita akan menjadi lebih terpacu untuk meraih masa depan yang kita cita-citakan
3.      Jangan Terlalu Capek
Usahakan tidak membuat jadwal belajar dgn aktivitas fisik berlebih seperti olahraga, main seharian, jalan-jalan ke mall, dan lainnya. Kalau sudah terlanjur capek maka bljr sebentarpun sudah bisa membuat ngantuk. Bila pulang sekolah sebaiknya langsung tidur siang atau sore lalu stlh bangun tidur langsung belajar yg serius.
4.      Posisi Belajar Yang Pas
Belajar jangan dengan posisi tubuh yang salah seperti sambil tiduran, sambil jalan-jalan, sambil nonton tv, sambil ngobrol, sambil jongkok, dan lain sebagainya. Belajarlah dengan posisi duduk di meja belajar jika ada atau di meja dan kursi yang membuat kita senyaman di meja kursi sekolah atau kampus.
5.      Tempat yang tenang dan nyaman
Hindari lokasi belajar yg berisik/mudah menghilangkan konsentrasi belajar kita. Bila perlu menyendirilah anda di kamar tanpa suara apapun. Beritahu orang-orang di rumah kalau anda sedang belajar dan mohon untuk tidak diganggu beberapa waktu demi masa depan yang cemerlang.
 6.      Cari Tahu Metode Belajar Yang Tepat

catatan 17

Kumpulan Puisi Chairil Anwar

anwar
Siapa yang tidak mengenal legendaris salah satu sastrawan puisi Indonesia pada generasi tahun 1945an dengan puisi2 beliau yang menggubah rasa kita. Ya, siapa lagi kalau bukan Eyangnya puisi Indonesia yaitu Chairil Anwar!
Terlahir di Medan pada tahun 1922 dan hijrah dan menetap diJakarta. Keakraban dan keramahannya menjadikan beliau berteman dengan siapapun yang dijumpai dari kalangan atas bahkan sampai prostitutes.
Latar belakang kehidupan beliau yang  unik dan sifat beliau sebagai orang yang mencintai akan sarat kebebasan dalam menumpahkan segala ekspresinya tertulis dalam setiap puisi2 beliau.
Adalah akan menjadi lengkap bila penulisan profile beliau yang hanya seupil ini disertai dengan karya-kaya besar beliau. Selamat menikmati!
PRAJURIT JAGA MALAM
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ?
Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,
bermata tajam
Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya
kepastian
ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini
Aku suka pada mereka yang berani hidup
Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam
Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu……
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu !

1948
Siasat,
Th III, No. 96
1949

MALAM
Mulai kelam
belum buntu malam
kami masih berjaga
–Thermopylae?-
- jagal tidak dikenal ? -
tapi nanti
sebelum siang membentang
kami sudah tenggelam hilang

Zaman Baru,
No. 11-12
20-30 Agustus 1957

KRAWANG-BEKASI
Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.

Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,
Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika ada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian

Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Krawang-Bekasi

1948
Brawidjaja,
Jilid 7, No 16,
1957

DIPONEGORO 

catatan 16

Tata adat Budaya Jawa

 

ADAT TRADISI JAWA
Para sutresna Budaya, saderengipn kula ngaturaken bab adat Upacara manten, kang kedadosanipun manake warni, liripun boten sanes amargi tasih sami ngegegi paugeran ingkang boten nilar suba sita. Sarta amargi sami sesambetan ing madyaning brayat agung, ingkang sedaya wau tondhonipun boten sanes anggenipun badhe kepengin ngluhuraken satunggal lan setunggalipun.
Sambet kaliyan punika wau, petang kula bilih siaran RRI lajeng dados srana gerelya budaya, liripun jaman kamardikan dumuki sepriki kados-kados kabudayan Jawi nembe kalindhih kabudayan maca, ingkang kados-kados lajeng cengkah kaliyan poaugeran lan piwucal para pini sepuh.
Mila Siaran bab upacara adat kang lumantar Prog IV RRI sampun dipun tampi ngguroni, nanging kepengin ndhudhah lan nggugah para sutresna budaya ing pundi papan, langkung-lakung ingkang sami nyebat tiyang jawi ( Wong JAWA) murih sampun ngatos kecalan jawinipun.
Dene mligi kula pribadi ingkang kadhawuhan ngaturaken boten ateges kula badhe ngguroni panjengan sedaya. Awit sejatosipun ingkang kula gadhahi pepindhanipun sak agenging kuku kemawon dereng wonten, punika estu, namung kadereng kepengin ndherek tumut cawe-cawe murih lestariipun kabudayan Jawi ingkang adi luhung punika.
Mila Panuwun kula, nyuwun para sutresna budayan sami kersa paring atur pemanggih pamrayogi, lan panyaruwe,  murih warisan kabudayan Jawi ingkang adiluhung, tumuli saged kumbul malih. Kepara saged dados srana meper kabudayan manca ingkang laras kaliyan kabudayan Jawi.
BEDANIPUN UPACARA MANTEN JOGJA  LAN SOLO
Dene wanci punika kula badhe ngaturaken mligi bab bedanipun upacara adat ingkang bade kagungan kersa mantu. Mligi Ngayogyakarta kaliyan Solo. Ingkang sampun dipun damel paugeran, ingkang sipatipun kepara nasional. Dene  gambaripun Upacara makaten:
No Gagrak Yogya Gagrak Solo Keterangan
1 Nontoni
Nontoni Woten, sampun boten mlapah
2 Lamaran
Lamaran Woten, sipatipun mana suka adat kulawarga
3 Asok tukon
Asok tukon Woten, sipatipun mana suka adat keluwarga
4 Srah-srahan, Nyantri
Srah-srahan Woten, sipatipun mana suka, umum sapunika sedinten utawi kalih dinten saderengipun ijab
5 Tarub
Tarub Woten, sipatipun mana suka,  awit wonten 3,2,1 dinten saderengipun tempuking damel utawi lijab
5 Siraman
Siraman Woten, Resmi padatan benten. Solo, wonten bopongan,  mande dawet lan potong rekma. Yogya bibar siraman gantos busana nyampingan grompol + nogosari
6 Midodareni
Midodareni Woten, sipatipun Resmi, padatan benten. Solo wonten nebus kembar mayang
7 Ijab
Ijab Woten. sipatipun Resmi menggahing nagari

Panggih
Panggih Woten, sipatipun Resmi atat Jawi  padatan tata upacaraipun benten-benten
8 Resepsi
Resepsi Woten, Siapatipun resmi, mana suka
Saking sarenteten upacara wau sak perangan sampun wonten paugeran, kados antawisipun:
  1. Tata Adat upacara Siraman
  2. Tata adat upacara Panggih
  3. Tata adat Rias penganten
  4. Tata adat Model busana Penganten
Dene sanesipun sipatipun tasih mana suka, tegesipun gumantung pribadi ingkang kagunan kersa..dene tetimbanganipun murih gampilipun. Mila lajeng wonten sebagian upacara dipun gabung kados conipun
  1. Nontoni sampun boten mlampah, awit lare sampun sami tetepangan
  2. Adicara Lamaran dados satunggal kaliyan asok tukon, Lan wanci punika kirang mantepin dipun wonteni  tukar cicin. ( awit tukar cincin sanes tata adat Jawi )
  3. Adicara Srah-srahan kaliyan adicara Asok Tukon
  4. Adicara Midodareni, sampun boten wonten, gantosipun dipun wonteni Upacara Srah-srahan lan ugi Asok Tukon, Mligi kang ngrasuk agami Kristiani dipun wonteni sembayangan, utawi Biston, Kang islam waosan Alqur’an Ingkang sedayan wau manut gothek ing  ngakathah murih gampilipun.
Namung caos wuninga mligi bab upacara Srah-srahan yen ngajeng sampun wonten upacara srah-srahan inggih srah-srahan kang werdinipun tanda sarujuking rembag antawis kulawarga setunggal lan satunggalipun, mila lajeng wonten tanda dados /jadi nggenipun nglamar.  Samenika wonten upacara tukar cicin

catatan 15


CARA BERPAKAIAN WANITA MUSLIM
“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah sebagai perhiasan. Dan pakaian yang terbaik adalah pakaian yang sederhana dan sopan. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah2an mereka memperhatikan.”
Ini adalah peraturan dasar cara berpakaian dalam Al-Qur’an. Peraturan pertama cara berpakaian wanita dalam Islam.
KEDUA, TUTUPI DADAMU:
Peraturan kedua ini dapat dilihat dalam surah 24:31. Disini Allah memerintahkan kaum wanita untuk menutupi dada mereka kapan saja mereka berpakaian. Tetapi, sebelum mengutip ayat tersebut, marilah kita meninjau beberapa kata penting yang selalu dikaitkan dengan topik ini, yaitu “Hijab” (jilbab) dan “Khimar” (penutup)
KATA “HIJAB” DALAM AL-QUR’AN
“Hijab” adalah istilah yang digunakan oleh banyak kaum muslimah sebagai penutup kepala mereka, ada yang menutupi wajah mereka juga kecuali mata, dan kadang2 juga menutupi satu mata. Kata “hijab” dalam bahasa Arab bisa diartikan sebagai kerudung. Arti lain dari kata “hijab” adalah tabir, penutup, lapisan, korden, tirai, pembatas, pembagi.
Dapatkah kita temukan kata “hijab” dalam Al-Qur’an?
Kata “hijab” muncul dalam Al-Qur’an 7 kali, lima diantaranya sebagai “Hijab” dan dua kali sebagai “Hijaban (un),” yaitu dalam surah 7:46, 33:53, 38:32, 41:51, 17:45 & 19:17.
Tidak satupun dari kata “Hijab” tersebut yang mengacu kepada apa yang disebut kaum muslimin saat ini yaitu jilbab sebagai peraturan berpakaian untuk kaum muslimah.
Hijab dalam Al-Qur’an tidak ada hubungannya dengan jilbab.
LATAR BELAKANG SEJARAH:
Sementara banyak kaum muslimin menyebut “Hijab” sebagai peraturan berpakaian Islamic, mereka sepenuhnya mengabaikan kenyataan bahwa Hijab sebagai peraturan berpakaian, tidak ada hubungannya dengan Islam dan tidak ada hubungannya dengan Al-Qur’an.
Dalam kenyataannya “Hijab” adalah tradisi lama kaum Yahudi yang dimasukkan dalam buku-buku hadith seperti banyak pembaharuan2 yang mengkontaminasi (mencemarkan) Islam yang dinyatakan melalui Hadith dan Sunnah. Hijab ini dalam kenyataannya berasal dari kaum Yahudi. Setiap pelajar yang mempelajari tradisi Yahudi atau buku2 agama Yahudi akan mengetahui bahwa penutup kepala untuk kaum wanita Yahudi dianjurkan oleh para Rabbi dan pemimpin2 agama. Kaum wanita Yahudi masih menutupi kepala mereka hampir sepanjang waktu dan khususnya dalam acara2 synagogues (tempat beribadat), perkawinan dan perayaan2 keagamaan.
Wanita2 Kristen menutup kepala mereka dalam banyak acara keagamaan sementara para biarawati menutup kepala mereka sepanjang waktu. Praktek agama menutup kepala ini sudah ada ribuan tahun sebelum para ahli Muslim mengklaim hijab sebagai peraturan berpakaian kaum muslimah.
Orang2 Arab, Yahudi, Kristen dan Muslim biasa menggunakan “Hijab”, bukan karena Islam tapi karena tradisi atau kebiasaan.